NAMROLE,AT-Pemerintah Daerah Kabupaten Selatan berharap, Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) dapat menjadi mitra mitra pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia , aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan dan pemberdayaan pemuda serta berperan menjaga nilai-nilai kebangsaan persaudaraan dan keadilan sosial. Harapan ini disampaikan Bupati Buru Selatan, La Hamidi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Elieser Selsily saat menghadiri pembukaan Konferensi Daerah ( Konferda) AM-GPM Daerah Buru Selatan yang berlangsung dalam ibadah Minggu di gedung gereja Huma Barkate jemaat GPM Leksula Klasis Buru Selatan Minggu (18/1).
Pemerintah Daerah Kabupaten Baru Selatan, kata La Hamidi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setingginya kepada Angkatan Muda GPM Daerah Buru Selatan yang telah menyelenggarakan konferensi daerah.
"Ini sebagai bagian penting dari dinamika pelayanan gereja dan pembinaan generasi muda kristen," ujarnya.
Dikatakannya, Konferda ini mengangkat tema Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu abad GPM.
"Tema ini sangat relevan, karena mengingatkan kita bahwa perjalanan Gereja Protestan Maluku menuju satu abad pelayanannya, bukanlah semata-mata hasil kekuatan manusia, melainkan karena anugerah Allah yang terus melengkapi dan meneguhkan gereja termasuk di dalamnya Angkatan Muda GPM sebagai generasi penerus," ingatnya.
Konferda, lanjut La Hamidi, merupakan wadah pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah dalam hal evaluasi program, perumusan arah gerak organisasi serta regenerasi kepemimpinan.
"AM- GPM memiliki moto yang sangat kuat dan kontekstual yaitu Kamu Adalah Garam dan Terang Dunia (Matius 5: 13- 14). Dari moto ini memberikan tugas pelayanan kepada AM-GPM untuk harus menjadi garam yang memberi rasa dan nilai serta terang yang membawa arah dan keteladanan," ungkapnya.
Ketua Pengurus Besar AMGPM, Melkianus Sardekut dalam arahannya saat akta pembukaan Konferda XIII Angkatan Muda GPM Daerah Buru Selatan mengatakan, AMGPM sudah selesai melaksanakan Kongres Oktober 2025 lalu.
"Pengurus PB sudah lengkap. Ada dua kader AMGPM dari Daerah Buru Selatan yang masuk dalam struktur Pengurus Besar yakni Domunggus Seleky dan Sami Latbual ," ungkapnya.
Pelaksanaan Konferda ke XIII kata Sardekut akan dipilih pengurus AM- GPM Daerah Buru Selatan periode 2025-2030.
"Ini sidang gerejawi. Digereja ini tidak ada hal yang tidak bisa diselesaikan. Mari kita sukseskan Konferda ini. Tidak ada yang harus merasa yang menang dan tidak harus ada yang merasa kalah," ingatnya.
Ketua AM-GPM daerah Kabupaten Buru Selatan, Dominggus mengatakan, tugas dan kewenangan pelaksanaan Konferda ke XIII AM- GPM Daerah Buru Selatan, pertama menilai laporan pertanggungjawaban pengurus daerah. Kedua mendengar dan menerima laporan perkembangan cabang, Ketiga menetapkan garis-garis besar program pelayanan 2025-2030.
"Keempat memilih dan menetapkan pengurus daerah periode 2005-2030 , kelima menetapkan keputusan dan kebijakan organisasi lainnya, " ucapnya.
Pelaksanaan Konferda yang berlangsung sejak 18 hingga 20 Januari 2026 ini diikuti 120 peserta dari urusan cabang, pengurus daerah, pengurus besar, ketua majelis jemaat. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Buru Selatan Hadi Longa, pimpinan OPD, Ketua Klasis GPM Buru Selatan Pdt Wendel Lesbassa, Kapolres Buru Selatan yang diwakili IPTU Yefta Marlon Melasa, Danramil, Camat dan dan Kapolsek Leksula serta undangan lainnya. (Edy)
Dapatkan sekarang