Anggota DPR Fraksi PKS Bagi 1.500 Paket Ikan di Maluku
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Saadiah Uluputty membagiakn paket ikan kepada warga d Kota Ambon dalam Gagasan Safari Gemar Ikan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan, Senin, 3 April 2023.
-Foto: Dok. Pribadi-
Admin
05 Apr 2023 16:55 WIT

Anggota DPR Fraksi PKS Bagi 1.500 Paket Ikan di Maluku

AMBON,AT.--Anggota Fraksi PKS DPR RI, Saadiah Uluputty menggagas Safari Gemar Ikan di Daerah Pemilihan Provinsi Maluku. Dengan mengajak Direktur Pemasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Erwin Dwiyana, anggota Komisi IV ini membagikan 1.500 paket ikan.

Sebanyak 500 paket ikan dibagikan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Senin, 3 April 2023. Saadiah menyebut, Gagasan Safari Gemar Ikan untuk meningkatkan Angka Konsumsi Ikan.

“Maluku merupakan Lumbung Ikan Nasional. Ikannya melimpah. Namun   angka stunting masih cukup tinggi”, kata Saadiah.

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, lanjut Saadiah, prevalensi balita stunting di Maluku mencapai 26,1% pada 2022. “Maluku menempati di peringkat ke-13 secara nasional dari 38 provinsi. Balita Stunting mesti diwaspadai”, tegas Saadiah.

Bagi Saadiah, angka stunting di Maluku masih tergolong tinggi karena melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh WHO. “Ambang batas balita stunting sebagai standar yang di tetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak melebihi %. Maluku di atas itu, 26,1%”, Saadiah mengingatkan.

Maka menurutnya, gerakan gemar makan ikan menjadi aktivitas positif untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein.

“Stunting pada anak merupakan permasalahan kekurangan gizi. Sumber ikan melimpah. Ikan menjadi sumber protein hewani yang sangat tepat untuk mendukung program perbaikan gizi dan penanganan stunting”, urainya.

Bagi masyarakat Maluku, konsumsi  ikan sudah tidak asing. Maka pemasyarakatan gerakan makan ikan, dapat diikuti dengan peningkatan nilai tambah dengan menjadikan bahan baku ikan sebagai sumber pendapatan keluarga.

“Tidak hanya berhenti pada pemasyarakatan gerakan makan ikan, namun bahan baku ikan  dapat ditingkatkan pengolahannya untuk menjadi sumber pendapatan keluarga”, imbuh politisi perempuan ini.

 Dia memberi contoh  hasil karya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Maluku seperti bakso dan nuget ikan yang dibagi ke masyarakat. “Ini inovasi untuk memberi nilai tambah dengan menghasilkan produk UMKM berbahan baku ikan”, urai Saadiah.

 Selain di Desa Kailolo, sebanyak 500 paket ikan dibagikan kepada masyarakat di Negeri Tulehu, dan 500 paket lainnya di Kota Ambon. (*)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai