Kamal : Ada 20 Cabor yang Ikut Pra PON
AMBON, AT-Anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku untuk babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang sebelumnya sudah ditetapkan Rp 7,5 miliar kembali dipotong oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menjadi Rp 3 miliar rupiah.
Hal tersebut akan memberi dampak lebih dalam lagi, karena Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku bisa mengubah komposisi anggaran untuk persiapan event nasional itu. Mulai dari pembatalan training camp (TC) atlet, pengurangan peralatan dan bisa jadi akan mengurangi pengiriman cabor yang akan diberangkatkan ke Pra PON yang akan digelar sepanjang tahun 2023.
Menurut Mustafa Kamal, Ketua Harian (Kethar) KONI Maluku bahwa, saat ini pihaknya dihadapkan kepada terkendalanya dana di tengah persiapan Pra PON. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kembali memotong anggaran untuk ajang berskala nasional itu.
"Awalnya kan Rp 7,5 miliar, kemudian dikurangi menjadi Rp 5 miliar dan kembali dipotong lagi menjadi Rp 3 miliar," terang Kamal saat dihubungi Ambon Terkini via telepon, kemarin.
Dengan kondisi ini, lanjut Kamal, maka beberapa program yang telah diagendakan terpaksa ditiadakan. Prestasi atlet di Pra PON maupun PON terancam karena persiapan tidak maksimal.
“Kami terpaksa berangkatkan atlet sesuai dengan anggaran yang ada, termasuk kebutuhan mereka untuk berlaga di babak kualifikasi PON nanti,” ujar Kamal.
Kamal pun mengharapkan, ada solusi-solusi alternatif dari Pemprov Maluku.
“Saya pikir, atlet kita sangat siap untuk bersaing didalam mengangkat harkat dan martabat orang Maluku, tapi juga nama baik daerah. Karena itu, kita berharap jangan kemudian pembinaan prestasi olahraga kedepannya ini kita kesampingkan,” tutur dia.
Kamal juga berharap agar Pemprov Maluku bisa mensupport dalam hal pembinaan-pembinaan prestasi, karena hanya dengan olahraga dapat membentuk karakter bangsa.
"Yang pasti, pengurus cabor telah mempersiapkan atlet yang nanti akan kita bawa ke Pra PON, " beber dia.
Disinggung mengenai jumlah cabor yang akan dikirim ke Pra PON? Kamal berujar, ada sekitar 20 cabor yang akan ambil bagian di ajang tersebut.
"Tentu cabor andalan yang diprioritaskan. Sekarang dengan anggaran kita yang sulit, maka pasti akan sangat merugikan kontingen Maluku dalam mempersiapkan atlet menuju Pra PON dan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Meski begitu, kami berharap, para duta olahraga Maluku bisa berbuat yang terbaik di babak kualifikasi nanti, " kunci Kamal.(CAL)
Dapatkan sekarang