Anaknya Tak Pulang Rumah Sebulan, Orang Tua Lapor Polisi
SAR.
FaizalLestaluhu
11 Feb 2026 18:30 WIT

Anaknya Tak Pulang Rumah Sebulan, Orang Tua Lapor Polisi

AMBON,AT--Entah apa yang merasuki SAR (21), gadis bercadar yang memilih kabur dari rumahnya dikawasan Dusun Srimulyo, Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), sejak sebulan lalu.

Umair mengatakan, anaknya SAR menghilang dari rumahnya sejak awal Minggu 8 Januari silam.

"Anak saya, keluar dari rumah sekitar 05.30 WIT, hari Minggu 8 Januari 2026," kata dia, dalam keteranganya yang diterima wartawan, Rabu (11/2).

Menurutnya, sejak meninggalkan rumah SAR sudah tidak lagi berkomunikasi dengan orang tuanya maupun keluarga yang lain.

"Informasinya anak ini pergi ke Ambon, sebab ada warga yang melihat dirinya naik feri. Informasi ke Ambon ini setelah kami mencari di sekitar Kairatu dan Waipirit," jelasnya.

Dikatakan, pihak keluarga juga sudah mencari diberbagai wilayah, termasuk menanyakan keberadaan SAR, kepada kerabat mereka di pulau Jawa.

"Sudah kami tanyakan kesana (Jawa), tapi tidak ada. Sudah kami cari juga di Kota Ambon. Anak kami ini pakai cadar," terangnya.

Diakui, setelah sebulan mencari keberadaan anaknya dan tak kunjung untuk ditemukan, membuat pihak keluarga memutuskan untuk membuat laporan resmi kepada pihak Kepolisian.

"Kami sudah membuat laporan orang hilang di Polresta Ambon, tanggal 9 Februari kemarin. Kami juga dapat informasi keberadaannya di sekitar kampus UIN Ambon, tapi setelah kami kroscek belum ditemukan juga," bebernya.

Ditegaskan, pihak keluarga masih terus melakukan pencarian terhadap anak kandung itu.

"Meski sudah membuat laporan Polisi tentang kehilangan orang, tapi kami tetap mencari hingga menemukan dia,"tegasnya.

Dirinya berharap, dengan laporan Polisi dan berita di media massa, SAR bisa segera ditemukan.

"Anak kami lahir di SBB, 24 Oktober 2004, memiliki kulit sawo matang, wajah bulat, bercadar. Harapan kami bisa segera ditemukan dan berkumpul kembali dengan keluarga. Bagi yang menemukan dia, tolong hubungi pihak Kepolisian atau keluarga," tandasnya. (Ars) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai