Anak 11 Tahun di Bursel Tewas Tersengat Listrik
Aparat memasang garis polisi usai bocah 11 tewas tersengat listrik di rumah tetangganya---istimewa
FaizalLestaluhu
15 Apr 2023 06:42 WIT

Anak 11 Tahun di Bursel Tewas Tersengat Listrik

 

AMBON,AT-Nabis naas dialami anak berusia 11 tahun berinisial SL, warga Desa Balpetu, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan. Ia harus tewas usai tersengat listrik di rumah tetangganya. Kejadian itu terjadi Jumat (14/4) sekira pukul  11: 00  WIT. Kejadian ini sontak menggemparkan warga yang ada di desa tersebut. 

Kapolsek Kecamatan Kepala Madan, Ipda Samsudin yang dikonfirmasi Ambon Ekspres membenarkan kejadian itu.

"Memang benar ada kejadian warga tersengat listrik dan meninggal dunia. Korbannya anak berusia 11 tahun ," akuinya.

Perwira dengan satu balok di pundak ini menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Sarul Sanaba bahwa, pada  Jumat   (14 /4) , sekitar pukul 11.00 Wit,  ia ( Sahrul sanaba ) hendak pulang ke rumah, tapi ia melihat anak-anak berlarian menuju rumah tetangga korban.  Saksi pun berinisiatif untuk datang ke rumah itu, ternyata kedua orang tua korban sudah ada di Tempat Kejadian Perkara ( TKP).

"Keduanya (orang tua) sedang berusaha menurunkan korban.  Saksi pun ikut membantu kedua orang tuanya menurunkan korban yang saat itu  posisinya sedang tergantung di lubang ventilasi rumah Saleh Gay yang juga tetangga korban," beber Samsudin.

 Setelah korban diturunkan, sebut Samsudin,  kemudian korban dibawa ke rumahnya dalam kondisi meninggal dunia.

"Saat dibawah ke rumahnya, korban sudah tidak bernyawa. Ada luka atau bekas sengatan listrik di bagian pipi sebelah kiri,"  terang dia.

Dari hasil interogasi awal  terhadap pemilik rumah, kata Samsudin,  kabel yang dipasang pada ventilasi tersebut memang dialiri listrik sejak empat bulan lalu.  Tujuannya untuk  mencegah kucing  yang sering masuk melalui lubang ventilasi tersebut.

"Kabelnya sudah dipasan empat bulan lalu.  Sebagai jebakan kucing, tetapi yang terjadi menimpa seorang bocah yang berusia 11 tahun," ungkapnya.

Samsudin mengaku, setelah menerima informasi, pihaknya aparat  bersama Bhabinkamtibmas langsung
mengamankan TKP dengan memasang garis polisi (police line ).

"Setelah mengambil keterangan dari saksi- saksi kemudian  berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk membawa korban  ke rumah sakit guna melakukan visum," tutup Samsudin.( ESI)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai