AMBON, AT-Jelang Hari Ulang Tahun Gereja Protestan Maluku (HUT GPM) yang ke-88 yang jatuh pada 6 September mendatang, AMGMP Kota Ambon menggelar Lomba Gerak Jalan Indah Amboina Tahun 2023.
Kegiatan yang berpusat di Gong Perdamaian Dunia, Sabtu (2/9) itu dibuka langsung oleh Bodewin Wattimena Penjabat Walikota Ambon.
Dalam sambutannya, Wattimena mengatakan, Pemerintahan Kota Ambon memberikan apresiasi atas inisiatif lomba gerak jalan indah yang dibuat oleh AMGPM. Karena kegiatan yang dibuat GPM ini sekaligus memperingati HUT Kota Ambon ke-448 Tahun 2023.
"Kegiatan ini memang sudah dilakukan bertahun -tahun, tetapi karena covid-19 kemarin terhenti dan kembali digelar di tahun ini sekaligus merayakan HUT Kota Ambon yang ke-448 dengan tema Ambon Par Samua," jelas Wattimenan.
Wattimena pun berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warga masyarakat Kota Ambon, seihingga tercipta rasa persatuan kesatuan yang saling menghargai satu dan lain, agar supaya situasi keamanan ketertiban kondusif yang memungkinkan pemerintah bisa melaksanakan berbagai kegiatan di kota ini.
"Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menghibur masyarakat yang terus berprestasi sehingga bisa menjadi agenda rutin dalam mengembangkan Parawisata di Kota Ambon," harap Wattimena.
Selain itu, tutur Wattimena, dari kegiatan seperti ini akan terjadi perputaran ekonomi yang luar biasa, karena jualan para pelaku usaha kecil atau pedagang kaki lima bisa terjual.
"Lihat saja, kostum-kostum yang dipakai, sepatu yang dipakai secara langsung dia berpengaruh terhadap pedagang-pedagang kita, baik itu yang berjualan di mall maupun di pasar-pasanr tradisional yang lain sehingg menyembuhkan ekonomi kreatif dari orang yang berjualan," demikian Wattimena.
Sementara itu, Ketua Panitia Gerak Jalan Indah, Willyams Toisuta mengatakan, gerak jalan indah telah menjadi sarana hiburan masyarakat yang selama sudah ini menjadi bagian penting dalam mempromosikan wisata dan budaya Kota Ambon.
"Angkatan muda GPM sebagai tulang punggung bangsa dan negara sehingga mereka merasa terpanggil dalam eksistensinya untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini, karena gerak jalan indah merupakan bagian penting dari wisata dan budaya di kota bertajuk manise ini, " ringkas Toisuta.
Diketahui, kegiatan lomba gerak jalan indah tersebut diikuti oleh 154 regu yang terdiri dari kategori anak 44 regu, remaja 13 regu, dewasa putri 14 regu, dewasa putra 36 regu, dewasa campuran 23 regu dan kategori partisipan sebanyak 24 regu. (JP)
Dapatkan sekarang