AMBON,AT-Pemilihan Legislatif Tahun 2024 mendatang semua partai politik berambisi perbanyak kursi di DPRD dari jumlah saat ini. Untuk DPRD Maluku Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkomitmen meraih tujuh kursi dan mendukung posisi ketua mengantikan PDIP.
Pemilihan legislatif (Pileg) periode 2014-2019 dan Pileg 2019-2024 PDI-Perjuangan selalu menjadi partai pemenang pertama di Maluku dan menduduki posisi pimpinan DPRD.
Sementara PKS, selama dua periode itu hanya berada di posisi Wakil Ketua DPRD. Untuk pileg 2024-2029, PKS dengan kekuatan penuh berkomitmen bakal merebut posisi ketua dari PDIP.
Penegasan tersebut, disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy dalam arahannya saat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2024 yang dilakukan PKS Maluku di salah satu hotel ternama di Kota Ambon, Minggu (10/9).
Alhabsy menegaskan, kemenangan PKS Pileg 2024 menjadi harga mati, baik legislatif, Presiden maupun Pilkada, termasuk kemenangan dari timur menjadi tarpenting.
"Konsolidasi yang dilakukan dalam rangka menggerakkan dan memaksimalkan mesin partai di semua daerah. Serta kerja pemenangan, Anies Baswedan sebagai presiden," jelasnya.
Dia mengingatkan bahwa, tidak ada lagi waktu untuk istirahat, mesin partai harus dimaksimalkan.
"Kita yakin dan percaya menang dari timur akan hadir dari Maluku. Termasuk satu kursi PKS perwakilan Maluku ke senayan, " ucapnya.
Kemenangan ini, lanjut dia, harus dilakukan dengan langkah, bagaimana menyiapkan kerja partai yang maksimal.
"PKS harus menjadi pemenang pertama legislatif di Maluku agar bisa raih pimpinan DPRD. Saya kira apa yang sudah saya jelaskan cukup untuk mereka para kader, dan di yakin Maluku merupakan wilayah konsolidasi PKS yang maksimal," ujar Alhabsy menutup pembicaraan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asis Sangkala menyebut, kehadiran Sekjen, Habib Aboe Bakar Alhabsy memberikan spirit bagi kader PKS di Maluku untuk terus mengeluarkan semangat kerja, serta memiliki spirit kemenangan Pileg maupun Pilpres 2024.
"Kehadiran pak Sekjen tentu memberikan semangat kepada kita dalam kerja pemenangan," sebut Asis.
Sangkala menegaskan, untuk meraih tujuh kursi di DPRD Maluku, semua dapil menjadi target dan prioritas, agar bisa memperoleh posisi pimpinan. Caleg PKS diingatkan, harus mempunyai jiwa bertarung dan jiwa kompetisi, namun tetap sportif.
"Caleg PKS, harus militansi dan memiliki wawasan, terkait aturan Pileg harus dipahami semua, serta mempunyai semangat kerja keras, tidak mengeluh dengan situasi dan kondisi apapun. Ini yang kita sampaikan lewat kegiatan Political Update IV DPW PKS dengan hadirkan caleg dari setiap dapil," sebut Asis.
Kata dia, kebersamaan caleg dalam internal partai harus tetap dijaga, karena sistem kerja pemenangan PKS bukan per orang, tetapi kolektif. Siapapun yang terpilih menjadi anggota DPRD, intinya fokus menangkan partai di semua dapil.
"Lewat forum musyawarah wilayah beberapa waktu lalu, memastikan semua dapil harus terisi dengan kursi terutama untuk DPRD Maluku," sebut Asis.
Untuk meraih tujuh kursi disemua dapil, pihaknya terus memantau Daftar Calon Sementara (DCS) saat ini, jika ditemukan caleg yang belum terlalu baik kerjanya kemungkinan bisa dilakukan pergantian.
"PKS terus melakukan evaluasi sehingga caleg di DCT, jika ada yang produktifitasnya belum bagus, ada kemungkinan untuk dilakukan pergantian. Kenapa ini dilakukan, karena target kami menjadi pemenang pertama di Maluku," ucapnya.
Salah satu pengurus DPD PDI-P Maluku enggan namanya disebutkan menegaskan, semua partai memiliki target menangkan pileg 2024. PDIP kata dia, telah memiliki sejarah di Maluku, menjabat pimpinan DPRD selama dua periode berturut-turut.
"Kita tau periode 2014-2019, kemudian 2019-2024 PDIP pimpinan di DPRD Maluku. Jadi tidak mudah mau digeser oleh partai lain begitu saja. Kita juga punya target," singkatnya menegaskan. (WHB)
Dapatkan sekarang