NAMROLE,AT.- Keinginan masyarakat Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan akhirnya terpenuhi. PLN Ranting Leksula telah mengoperasikan pelayanan listrik 24 jam.
Realisasi ini merupakan bagian dari kunjungan anggota Komisi VII DPR- RI Mercy Barends dan General PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara di Kota Namrole Ibukota Kabupaten Buru Selatan, belum lama ini. Saat itu keduanya telah berjanji untuk menjawab keluhan masyarkat Leksula terkait listrik 24 jam dalam waktu dekat terealisasi.
Pencanangan beroperasinya pasokan listrik 24 jam di Kecamatan dilakukan Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa yang diwakili staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Gani Loilatu. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor PLN Ranting Leksula, Kecamatan Leksul, Rabu ( 21/12).
Mewakili msyarakat Buru Selatan teristimewa masyarakat Leksula, bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada PT PLN Persero Wilayah Maluku dan Maluku Utara atas peningkatan menyala
lampu di kecamatan Leksula dari 12 menjadi 24 jam atau sehari penuh.
" Semua ini bisa terjadi karena adanya progres dari pemerintah daerah, anggota DPR- RI Mercy Barends yang melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu, pihak PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara sehingga semua bisa terealisasi hari ini dengan baik," ungkapnya.
Pemerintah daerah dan PLN, lanjut Soulisa, akan berupaya melayani dan memenuhi kebutuhan infrastruktur ketenagalistrikan guna meningkatkan layanan PLN di Kecamatan Leksula.
"Listrik menjadi salah satu program prioritas pemerintah Kabupaten Buru Selatan," ujarnya.
Pembangunan listrik bukan hanya di perkotaa, tetapi juga di desa pedalaman dan pesisir. Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menggandeng PLN agar program ini bisa terealisasi dengan baik sehingga masyarakat bisa menikmatinya.
Pemerintah kabupaten Buru Selatan terus berjuang aktif hingga ke tingkat pusat untuk merealisasikan cita- cita pembangunan dalam berbagai aspek, terwujudnya peningkatan kelistrikan seperti saat ini demi memenuhi standar pelayanan masyarakat yang sudah puluhan tahun didambakan. Karena tanpa adanya listrik yang madai , masyarakat akan sulit berkembang.
" Saya berharap dengan dicanangkannya listrik 24 jam ini, tidak hanya menerangi kampung- kampung, tetapi dapat juga membangkitkan perekonomian sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarkat," harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan Pencanangan itu
Manajer PLN UP3 Ambon Maryudin Saleh,
Manajer Bagian Pembangkit PLN UP3 Ambon, Samsul Gaus, dan Manajer PLN Namrole Moh Latiful Amin. (esi)
Dapatkan sekarang