AMBON, AT.--La Jumali alias Acamali tak mampu melawan. Ia hanya pasrah ketika disirami dengan satu liter bensin, kemudian dibakar.
Pria 28 tahun itu seketika roboh. Kulitnya mengelupas. Ia mengalami luka bakar 80 persen, berdasarkan vonis dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.
Kejadian naas ini di Masohi, depan toko Solo Indah dan toko Hero Sport, Kelurahan Ampera, Senin (30/5) pukul 08.30 WIT. Pelakunya Mahmud Refra.
Pagi itu, pelaku dari Pasar Binaya Masohi ke indekosnya di Kelurahan Ampera. Sesampainya di lokasi kejadian, ia bertemu dan menuding korban mencuri telepon genggam miliknya.
"Ose ambil beta HP (kamu mengambil HP saya),". Acamali tak menjawab.
"Beta bakar ose (saya bakar kamu)," Refra mulai emosional. Lekaki 31 tahun yang berprofesi sebagai nelayan, itu melayangkan dua pukulan ke tubuh Acamali.
Tak puas. Refra menyuruh Ejon, saudaranya, membeli satu liter bensin. Refra menyiramkan bensin itu ke sekujur tubuh Acamali dan membakarnya.
Acamali terbakar. Saat itu, Azis Pawe menyaksikan kejadian tersebut. Warga di sekitar lokasi kejadian membawanya ke RSUD Masohi.
Personil Polres Maluku Tengah telah menangkap pelaku dan menggali keterangan saksi. Meski begitu, masalah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Motinya emosional. Pihak pelaku dan korban (ayah kandung) bersepakat kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, dibuktikan dengan masing-masing membuat oernyataan di SPKT Polres Maluku Tengah. Pelaku bersedia membiayai pengobatan korban selama berada di Rumah Sakit,"jelas
Kabid Humas Polres Maluku Tengah lewat press release yang diterima Ambonterkini.id, Senin (30/5) malam ini. (dw)
Dapatkan sekarang