Ambon, AT - SMK Negeri 6 Ambon secara simbolis mengukuhkan 206 lulusan tahun ajaran 2023-2024 sekaligus melepas 10 orang siswa yang akan mengikuti magang ke luar Negeri.
Pengukuhan dan Pelepasan lulusan SMK 6 Ambon ini, dihadiri para orang tua murid dan para tenaga pendidik. Yang dipusatkan di Aula sekolah, Jumat (17/5), pekan lalu.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Koordinator pengawas Lantara Habil, dalam sambutannya, mengatakan, setelah mengandung 3 tahun SMKN 6 Ambon telah melahirkan 206 lulusan dari 216 siswa.
"Ada kata ENAM , terdiri dari Empati, Nasionalis, Adaptif dan Motivator. Empati sangat dibutuhkan untuk meraih kesuksesan dikemudian hari," katanya.
Menurutnya, orang yang tidak empati terhadap dirinya dan lingkungannya tidak akan sukses, oleh karena itu anda dilahirkan dari SMK dengan huruf pertama E.
"Yang kedua, Nasionalis, sebagai lulusan SMK 6, pembangunan negara harus memakai konsep SAGU (Saya Angkatan Unggul)," ucapnya.

Dijelaskan, selain itu untuk Adaptif, dirinya meminta para siswa untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan, kalau tidak bisa beradaptasi maka akan punah, untuk itu diperlukan sifat Adaptif
Dan untuk motivator, dirinya meminta para lulusan untuk bisa berwirausaha atau bekerja agar bisa menjadi motivator bagi dirinya dan orang lain.
Untuk itu, koordinator pengawas meminta kepada lulusan bukan hanya angka yang diprioritaskan, tetapi harus Unggul.
Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Drs. Eduard Luturmas, M.Si, dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan pengukuhan serta pelepasan atribut merupakan salah satu tradisi akademik SMK Negeri 6 Ambon.
"Kegiatan pengukuhan dan pelepasan lulusan merupakan bagian strategis dari upaya membangun komitmen, membangun pikiran, isi hati kita, kesadaran dan banyak hal. Termasuk ungkapan syukur yang tak terhingga kepada tuhan yang maha kuasa, karena dalam catatan bersama, tahun 2021 tanggal 166 Agustus siswa waktu itu dinyatakan diterima sebanyak 216," jelasnya.
Menurutnya, selain itu juga, ada yang mutasi, gagal dan belum melaksanakan ujian. Sehingga, total yang dilepas sebanyak 206 siswa.
Dijelaskan, dalam berbagai perubahan yang terjadi saat ini, terutama pada dunia pendidikan, ada sejumlah peluang dan tantangan yang harus di hadapi.
Lebih lanjut, dikatakan, peluang untuk SMK, berorientasi pada 3 Rana atau bidang, yang sering disebut BMW.
BMW yang dimaksud menurutnya, lulusan yang berorientasi pada Bekerja atau Berkarya.
"Berkarya itu di Instansi pemerintah atau swasta baik dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.
Sementara untuk M menurutnya yaitu Melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan untuk W, adalah Wirausaha atau Wiraswasta.
Untuk 3 orientasi tersebut, lebih lanjut, dikatakan, belumlah tentu ada pada semua satuan pendidikan, oleh karena itu dalam peningkatan kompetensi Vokasi menjadi perhatian penuh bagi sejumlah SMK di Indonesia.
Dijelaskan, dari banyaknya SMK di Indonesia, SMK negeri 6 Ambon merupakan salah satu SMK yang dinyatakan lolos sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) di tahun 2022. Atas dukungan dan topangan doa banyak orang, tersebut, terutama doa orang tua, Dinas Pendidikan, Komite dan stakeholder lainnya, maka para siswa dapat memberikan nilai yang terbaik pada lulusan tahun ini.
Dia menambahkan, ada sejumlah SMK di Maluku saat ini sementara berupaya menjadi SMK Pusat Keunggulan (PK).
”Kita topang dalam doa, didalamnya ada SMK 1, SMK lainnya di Maluku biar tetap unggul karena peluang dan tantangan kita tidak sedikit,” paparnya.
Selain itu, kata dia, peluang sudah disiapkan pemerintah termasuk SMK pusat keunggulan, namun jika tidak dikelola secara baik maka menjadi ancaman bagi SMK di Maluku.
Untuk itu, ia berharap, untuk sama–sama bisa memaknai kelulusan peserta didik SMK 6 Ambon. Dimana nilai yang diperoleh siswa tidak sekedar sebagai angka-angka yang kaku dan mati.
”Kita maknai itu dalam kehidupan, pergumulan, pergulatan baik di perguruan tinggi baik dunia kerja, masyarakat dan keluarga,” pungkasnya.
Diketahui, dari 206 lulusan SMK 6 ini, ada 10 siswa yang dipercayakan untuk mengikuti magang ke luar negeri. (LMS)
Dapatkan sekarang