1426 Siswa SMP di Bursel Ikut Ujian Akhir Sekolah 
Gerson Selsily saat mengalungkan tanda peserta ujian kepada salah seorang siswi. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
05 May 2026 09:13 WIT

1426 Siswa SMP di Bursel Ikut Ujian Akhir Sekolah 

NAMROLE,AT-Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah  tingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP) di kabupaten Buru Selatan mulai dilakukan.

Ujian yang berlangsung kemarin itu diikuti 1426 siswa dan dibuka  Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Elieser Selsily.

Dalam sambutanya Selsily mengatakan, pelaksanaan  ujian akhir sekolah  hari ini, bukan sekedar dimulainya sebuah penilaian, melainkan potret besar untuk memetakan mutu pendidikan di daerah kita .

"Hari ini adalah penegasan jati diri.  Ini adalah momen di mana siswa-siswi akan membuktikan bukan hanya apa yang  ketahui tetapi siapa diri kalian. Saya ingin menegaskan bahwa kejujuran adalah harga mati, tidak bisa ditawar dan tidak bisa digantikan," ungkapnya.   

Dalam kehidupan, kata Selsily, banyak orang tergoda untuk mencari jalan cepat, namun keberhasilan sejati hanya lahir dari proses yang benar.  

"Kejujuran adalah kompas hidup. Tanpa itu arah masa depan akan kabur dan mudah tersesat," ujarnya. 

Menurutnya, pelaksanaan penilaian sumatif akhir jenjang pendidikan SMP yang dilakukan secara online,  ini adalah bukti bahwa dunia pendidikan kita terus bergerak maju.

" Saya mau  ingatkan bahwa teknologi tidak menentukan kualitas manusia, tetapi integritas yang menentukannya.  Oleh karena itu, saya sampaikan kepada seluruh peserta, kerjakan  penilaian ini dengan jujur, teliti, disiplin dan penuh tanggung jawab untuk meraih masa depan yang gemilang. Percayalah pada kemampuan diri sendiri jangan mencari jalan pintar," ingatnya.

Peran penting para pemangku kepentingan pendidikan, dinas pendidikan sangatlah penting.

"Kepada para kepala sekolah saudara adalah pemimpin di satuan pendidikan pastikan seluruh proses berjalan tertib, jujur dan sesuai aturan. Ciptakan lingkungan yang mendorong siswa untuk percaya pada kemampuan dirinya sendiri bukan bergantung pada kecurangan," ujarnya. 

Dikatakannya, peran bapak/Ibu tidak berhenti pada mengajar. Bapak Ibu adalah teladan. Apa yang siswa lihat dari sikap dan integritas  bapak ibu akan mereka tiru.  Tanamkan nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab bukan hanya dalam kata-kata tetapi dalam tindakan nyata.  

"Hari ini bapak Ibu bukan hanya mengawasi ujian tetapi bapak Ibu sedang menjaga masa depan generasi kita. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang siap dipercaya dan siap membawa Kabupaten Buru  Selatan menuju masa depan yang lebih baik," tutupnya.(Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai